NEWS

Masamba Targetkan 5 Kali Panen Dalam 2 Tahun

Sintuwuraya.com, Poso Pesisir – Sebagai lumbung padi di Kabupaten Poso, Desa Masamba Kecamatan Poso Pesisir, kini sedang bergiat dalam memaksimalkan potensi desanya. Untuk meningkatkan hasil padi yang menjadi tanaman favorit bagi warganya, Kepala Desa Masamba Ambo Sakka menggulirkan program panen padi 5 kali dalam 2 tahun. “Tanah kita ini luas, irigasi lumayan bagus, cuma memang terkadang lahan penjemuran bagi petani paska panen terhambat, jadi ini yang harus dipikirkan solusinya”, ujar Kades Masamba, Ambo Sakka.

Karena itu, Kades bersama warga Desa Masamba kini, sedang memikirkan kemungkinan untuk menambah 1 unit gedung penggilingan padi, termasuk sarana penjemuran padi di desanya. “Kita sudah bicarakan dengan warga, dan selalu kita diskusikan dalam pertemuan informal di rumah-rumah warga”, kata Ambo Sakka kepada Koran Sintuwu Raya baru-baru ini.

Kepala Desa 2 periode itu menambahkan, untuk mewujudkan program ‘Panen Padi 5 kali dalam 2 Tahun,  ia mengajak segenap jajaran pemeritahannya bersama warga desa lainnya, untuk memaksimalkan pengelolaan DD dan ADD tahun 2017.

Diketahui, untuk mewujudkan pembangunan 1 unit gudang penggilingan memang membutuhkan anggaran yang lumayan besar, bahkan diperkirakan menyedot anggaran sebesar persediaan dana desa. Bayangkan, untuk pembebasan lahan saja, sudah bisa menelan anggaran berkisar Rp.100 Juta, itu belum termasuk anggaran pembangunan gedung serta mesin penggiling padi yang di perkirakan akan menghabiskan anggaran Rp. 300 juta lebih.

Begitulah tantangan yang sedang dihadapi petani sawah di Desa Masamba, di bawah kepemimpinan Kades yang baru saja terpilih untuk periode kedua kalinya itu, masyarakat tetap optimis bisa memantapkan posisi desanya sebagai lumbung padi. “Kalau bagi orang Masamba memang sudah menjadi pilihan utama bekerja sebagai petani sawah, karena potensi desanya ada di situ, tinggal bagaimana memaksimalkan potensi yang ada, agar bisa berkonstribusi dalam membangun daerah”, kata salah seorang tokoh masyarakat di Poso Pesisir. (Seh Abdullah)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close