PHOTOGRAPHY

Pemda Bentuk Tim, Orang Asing Masuk Poso Akan Diawasi

Sintuwuraya.com, Poso Kota – Dalam menjaga stabilitas kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang saat ini dinilai semakin kondusif, Kantor Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Daerah setempat membentuk tim pengawas orang asing.
Pada Kamis (20/7/17), Wakil Bupati Poso Samsuri, atas nama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, mengukuhkan Tim Pengawas Orang Asing di Kabupaten Poso, didampingi oleh Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkhukam Sulteng, yang diwakili Fredi Firmantoko, Kepala Bidang Lalulintas dan Izin Tinggal Keimigrasian.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan piagam pengukuhan oleh Wabup Poso dan Kepala Kantor Devisi Imigrasi Sulteng.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan Rakor pembentukan tim pengawas orang asing tersebut. Kepala Kantor Imigrasi  Kelas 1 Palu Suparman, juga hadir dalam kegiatan itu.
Sedangkan tim pengawas orang asing kabupaten Poso, yang dikukuhkan yakni dari Satpol PP, BNN, Kejari, Polres Poso, Kodim 1307/Poso, BIN,  Badan Kesbangpol, Bea Cukai, Dinas Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Capil, Bagian Hukum Setdakab Poso, Kasi Wasdakim serta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso.
Dalam sambutannya Wabup Samsuri menyebutkan bahwa ruang lingkup pemantauan orang asing dan organisasi masyarakat asing, bisa meliputi diplomat atau tamu vip asing, tenaga ahli, pakar, akademisi konsultan asing, wartawan, kameramen dan fotograger asing.
Selain itu juga adalah peneliti asing, artis asing, rokhaniawan asing dan ormas asing yang pengawasnya harus melalui verifikasi dokumen, meliputi penelitian kelengkapan atau kesahihan dokumen, termasuk soal administratif bersama dengan petugas imigrasi.
Tak hanya itu, tapi perlu adanya tindakan dilapangan yang meliputi pengumpulan bahan, data dan informasi, klarifikasi serta menganalisis data dan informasi. Selanjutnya proses dilakukan dengan mendatangi kantor, perusahaan dan tempat tujuan keberadaan dan aktifitas orang asing dan organisasi masyarakat asing.
“Betapa urgennya permasalahan tamu asing ini, sehingga langkah didalam pertemuan kali ini melalui rakor dan pembentukan tim pengawas diharapkan menjadi sarana yang efektif, dalam merumuskan beberapa formulasi yang dapat disimpulkan bersama, khususnya penanganan kunjungan orang asing di daerah ini. Sehingga tidak membawa masalah tetapi akan mendatangkan keuntungan bagi perkembangan dan kemajuan daerah Poso kedepan,” ujar Samsuri.
Wabup Samsuri atas nama Pemda Poso mengharapkan agar seluruh peserta rakor pembentukan tim pengawas orang asing di kabupaten Poso, dapat dilaksanakan secara bersama dengan pihak dan instansi terkait. Sehingga tujuan dibentuknya tim yang dimaksud dapat berjalan efektif dan sesuai harapan. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close