CENTRAL CELEBES

Poso Kota Cerdas Kembali Dirusak

Sintuwuraya.com, Poso Kota – Ditengah upaya mewujudkan kabupaten Poso yang indah, elok nan bersahaja, ternyata ada orang yang menginginkan kebaikan kota Poso terganggu.
 
Suatu bukti nyata, ditunjukkan dari atribut kota yang menggambarkan motto kota Poso, yang terdapat di kelurahan Ranononcu, kecamatan Poso Kota Selatan, di Poso, Sulawesi Tengah, terus dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
 
Kalimat ‘Poso Kota Cerdas’, yang dikampanyekan menjadi julukan buat kota Poso, kembali dirusak pada pekan pertama September 2017. Hal itu merupakan kejadian ke empat kalinya. Entah siapa pelakunya. Tapi yang pasti, diduga kuat adalah ulah oknum yang sama.
 
Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu sangat menyesalkan atas tindakan perusakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.
 
Secara tidak langsung, oknum tersebut telah melakukan kerugian bagi kabupaten Poso. Sebab, setelah sebelumnya dirusak, perhiasan kota yang ada ditepi jalan itu selalu diperbaiki kembali. Sayangnya, ini merupakan kejadian ke empat kalinya.
 
“Pemerintah daerah sangat menyayangkan ada segelintir orang dengan sengaja, yang ingin mengganggu situasi yang sudah baik di Poso. Perbuatan merusak tentu tidak dibenarkan dengan alasan apa pun,” ujar Bupati Darmin kepada Sintuwuraya.com saat dimintai tanggapannya, Selasa 5 September 2017.
 
Bupati Darmin mengimbau kepada masyarakat Poso, untuk sama-sama menjaga keindahan lingkungan dan ketertiban suasana kabupaten Poso. “Kepada masyarakat Poso, seandainya melihat atau mengetahui pelaku perusakan, agar menyampaikan kepada aparat berwenang,” imbuhnya.
 
Mantan perwira menengah marinir itu berharap kesadaran dan peran serta seluruh masyarakat untuk mewujudkan kabupaten Poso, menjadi lebih baik dalam pandangan dunia luar.
 
Demi perubahan Poso menjadi lebih baik, Bupati Darmin juga berkeinginan semoga aparat keamanan yang ada, agar melibatkan diri untuk mencari dan menemukan pelaku perusakan, dan di proses sesuai ketentuan aturan yang berlaku. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close