CENTRAL CELEBESPHOTOGRAPHY

Gubernur Bersama Bupati Resmikan Gereja Katolik Kristus Raja Damai

Sintuwuraya.com, Wuasa – Asisten I Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekdaprov Sulteng, Moh Faizal Mang bersama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu melakukan Peresmian Gereja Katolik Kristus Raja Damai, di desa Wuasa, kecamatan Lore Utara, kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Rabu 20 September 2017.

 
Acara tersebut berlangsung dengan meriah dan khidmat. Selain Bupati Poso, hadir pula Forkopimda Kabupaten Poso, beserta kepala-kepala OPD, dan beberapa pejabat mendampingi Asisten I Setdaprov yang bertindak mewakili Gubernur Sulteng, Longki Djanggola. 
 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu saat menandatangani prasasti Gereja Kristus Raja Damai. (foto: dok. Humas Pemda Poso)
Dalam acara itu hadir pula, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Pastor dan Biarawan. Tak hanya itu ada pula Ustad, mewakili tokoh agama Islam.
 
Pejabat lainnya adalah Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, kepala-kepala desa di Kecamatan Lore Utara, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh Pemuda, panitia pembangunan, dan warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai.
 
Bupati Darmin dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang cerdas adalah wujud dari toleransi. Menjadi cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. 
 
Menurutnya, kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal itu terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 
 
Foto bersama dalam acara peresmian Gereja Kristus Raja Damai. (foto: dok. Humas Pemda Poso)

Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan kepada para jemaat agar selalu menjaga dan merawat gedung gereja tersebut, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. 

 
“Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap agama adalah mutlak harus dilakukan. Sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat,” ujar Bupati Darmin.
 
Sementara itu, Gubernur Sulteng melalui sambutannya yang dibacakan Asisten I Setdaprov menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa.
 
“Jadikan kegiatan tersebut, sebagai upaya menguatkan ibadah pelayanan. Mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan,” ujar Faizal Mang.
 
Menurutnya, selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan gedung gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat dalam membentuk jemaat tangguh untuk menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. 
 
Ia berpesan, dalam kerukunan beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai, sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan  menjadi nyata. 
 
Sebagai tanda resmi digunakan, Bupati Darmin bersama Asisten I Faizal Mang menekan tombol dan melakukan pengguntingan pita Gereja Katolik Kristus Raja Damai, serta dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti gereja. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close