NEWSPHOTOGRAPHY

Ribuan Jemaat GKST Peringati 125 Tahun Injil Masuk Poso

Sintuwuraya.com, Tentena: Ribuan jemaat Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) di Poso, Sulawesi Tengah, memperingati hari ulang tahun yang ke tujuh puluh tahun berdirinya GKST di tana Poso. Acara yang dilangsungkan di kota Tentena itu juga merupakan peringatan ke 125 tahun penyebaran injil masuk ke kabupaten Poso.

Salah satu klasis peserta Napak Tilas.

Sedikitnya 2.831 orang melakukan napak tilas atau berjalan kaki menelusuri jalanan Tentena, di kecamatan Pamona Puselemba. Mereka melakukan hal tersebut merupakan gambaran dalam penyebaran injil di Poso, sebagai wilayah yang memiliki penganut agama mayoritas Kristen.

Tidak hanya di dalam kota Tentena saja, tetapi dari 18 Klasis Jemaat GKST di Poso, ada yang telah melakukan napak tilas dengan menempuh perjalanan kaki sepanjang kurang lebih 65 kilometer, dari kelurahan Kasiguncu di kecamatan Poso Pesisir, hingga sampai ke Tentena.

Ribuan jemaat GKST kemudian berkumpul di lapangan Sanggele, Kamis 12 Oktober 2017 untuk merayakan 70 tahun GKST Bersinode, sekaligus memperingati 125 tahun penyebaran injil masuk Poso, yang di bawa oleh dua orang penginjil. Salah satunya adalah DR N Adriani keturunan Belanda, yang telah menghabiskan waktunya hingga meninggal dunia dan dimakamkan di Poso 91 tahun silam.

Jemaat GKST yang hadir merupakan kumpulan dari 26 Klasis yang ada di wilayah Sinode GKST, termasuk dari Mangkutana, Sulawesi Selatan.

Ditandai dengan pemukulan gong, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, yang melakukan pembukaan resmi rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 70 tahun GKST Bersinode dan 125 tahun Injil masuk ke Poso, dalam sambutannya menyatakan keberadaan GKST membawa dampak yang signifikan dalam perkembangan gereja-gereja di Sulawesi Tengah. Menurutnya GKST memberi nilai religius yang tinggi di Poso.

Sebagai Pemerintah Daerah, pihaknya mendukung keberadaan dan kelangsungan GKST dengan berbagai kegiatannya di Sulawesi Tengah, khususnya di kabupaten Poso. Dalam kesempatan itu, Bupati Poso yang didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Poso, menyerahkan sertifikat tanah kepada Ketua Umum Majelis Sinode GKST sebagai aset GKST.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pendeta Jetroson Rense MTh, Kepala Dinas Cipta Karya & SDA Provinsi Sulawesi Tengah, Ir Saliman Simanjuntak mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Karo Sarpras Polda Sulteng,  Kombes Polisi Edward Tamboto, SIk mewakili Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi, Direktur Utama PT Poso Energy H Ahmad Kalla, dan Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Morowali Utara, Ny Ho Liliana Tumimomor, pimpinan OPD Poso, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Morowali Utara bersama isteri, dan Anggota DPRD Kabupaten Poso, Syarifuddin Odjobolo.

Perayaan kali ini bertujuan untuk memotivasi warga Jemaat GKST, untuk terus menerus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam keberagamaan suku dan agama, untuk tercapai dan terpeliharanya kehidupan yang aman dan damai, sejahtera lahir batin dalam bingkai NKRI.

Dalam Sambutan Gubernur Sulteng yang dibacakan Saliman Simanjuntak, menyatakan bahwa peringatan HUT GKST yang dilaksanakan tersebut, merupakan suatu ungkapan rasa syukur warga gereja akan eksistensi GKST, yang telah banyak memberikan peran dalam pembinaan terhadap umat Kristiani di Sulawesi Tengah.

Acara peringatan tersebut diisi dengan berbagai penampilan, seperti  drum band, tari-tarian yang mengisahkan tentang Perjalanan Dr A C Kruyt yang memulai pekabaran Injil di Sulawesi Tengah, serta atraksi memecahkan balon dengan sumpit, yang dilakukan oleh suku pedalaman di Sulawesi Tengah, yang merupakan jemaat GKST. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close