NEWSPHOTOGRAPHY

Tonusu Panen Raya Padi Benih Varietas Mekongga

Sintuwuraya.com, Tonusu: Dalam upaya peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah, melalui demontration plot (Demplot), yakni metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar dapat dilihat dan dibuktikan langsung objek yang didemontrasikan, terhadap padi varietas Mekongga di lokasi persawahan seluas 6,3 hektar kini membuahkan hasil.
 
Varietas Mekongga merupakan persilangan antara padi jenis Galur A2970 yang berasal dari Arkansas Amerika Serikat, dengan varietas yang sangat populer di Indonesia yaitu IR 64. Varietas ini pun dikembangkan sebagai program dari peningkatan IP sawah tadah hujan oleh Badan Litbang Pertanian.
Suasana dalam acara pembukaan panen raya di desa Tonusu. (foto: Mitha)
 
Suksesnya program tersebut ditandai melalui acara Panen Raya Benih Varietas Mekongga, pada kegiatan IP 200, yang diselenggarakan Kementrian Pertanian, melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Sulawesi Tengah, Rabu 25 Oktober 2017, di desa Tonusu, kecamatan Pamona Puselemba, kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
 
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPTP Balitbangtan Sulteng, Dr Andi Baso Lompengeng Ishak SPt MP, Staf Ahli Mentan Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Dr Ir Mat Syukur MSc, yang merupakan Penanggung Jawab Upsus Pajala di Sulteng. 
 
Nampak pula Dandim 1307/Poso yang diwakili Kasdim 1307/Poso, Mayor Inf Iqbal Makmur, Kadis Pertanian Kabupaten Poso yang diwakili Sekretaris Dinas, Ir Rita Pontoh, unsur tripika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para petani termasuk penyuluh pertanian. Serta Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Poso, Ir H Isnain T Haji Karim MPM Msi, yang mewakili Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, untuk membuka kegiatan panen raya secara resmi.
Suasana dalam acara pembukaan panen raya di desa Tonusu. (foto: Mitha)
 
Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II, Bupati Darmin menyatakan kegiatan tersebut sangat penting dan strategis, dalam mewujudkan pembangunan di sektor pertanian, sesuai dengan visi pembangunan daerah di Sulawesi Tengah. 
 
“Perlu diketahui, bahwa sektor pertanian di kabupaten Poso memegang peranan penting dalam peningkatan produksi pangan, yang didukung oleh luas areal dan lahan yang potensi untuk pengembangan pertanian. Sehingga sektor pertanian memiliki peranan sangat strategis dalam struktur perekonomian kabupaten,” ujar Isnain Karim.
 
Dalam kesempatan itu, Andi Baso Ishak menyampaikan kegiatan lain yang dilakukan BPTP di Kabupaten Poso, adalah uji multi lokasi jagung hibrida Bima Uri 19 dan Bima Uri 20 di Napu, kecamatan Lore Timur. Selain itu juga dilakukan uji multi lokasi sistem tanam jajar legowo super berbasis organik, di kecamatan Poso Pesisir.
 
“Ini sebagai kegiatan Litbang yang merupakan diseminasi inovasi teknologi. Kegiatan ini bermula dari hasil pembicaraan Bupati Poso dengan Menteri Pertanian yang berkomitmen membangun pertanian di kabupaten Poso. Kegiatan panen raya ini didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Poso, penyuluh, TNI AD, petani, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat,” aku Andi Baso Ishak.
 
Sementara itu, Kadistan Kabupaten Poso Ir Heningsih EG Tampai MSi melalui sambutannya berharap, dengan adanya Demplot benih varietas Mekongga, akan melahirkan kajian atau rekomendasi yang bisa diaplikasikan untuk mendorong peningkatan produktivitas padi di kabupaten Poso, serta menjamin ketersediaan pangan yang sangat dibutuhkan oleh petani, dan memberikan kontribusi nyata dalam perbaikan mutu benih, sehingga memungkinkan kabupaten Poso menjadi sentra benih yang berkualitas. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close