BUSINESS ECONOMICS

Bupati Poso Canangkan Kampung Sidat di Pantangolemba

Sintuwuraya.com, Poso Pesisir Selatan: Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu melakukan pencanangan kampung Sidat pada Kamis (9/11/17), di desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Lokasi tersebut ditandai dengan nama Desa Asal Sidat (DAS) jenis Marmorata. Kegiatan serupa juga nantinya akan dilaksanakan di desa Peura, kecamatan Pamona Puselemba. 
Acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa, yang dipimpin Pendeta Yuliana Gantimo.

 
Dalam penyampaiannya, Kepala Desa Pantangolemba Taras Badjaji mengaku gembira dan menyampaikan rasa terimakasih yang begitu besar karena Bupati Darmin telah berkenan hadir untuk mencanankan Kampung Sidat di desa Pantangolemba.

Bupati Poso bersama Ketua KTNA Kabupaten Poso, Syarifudin Odjobolo, Camat, dan perangkat desa saat melihat kolam pemeliharaan Sidat. (foto: dok. Humas Setdakab Poso)

Taras Badjaji juga berterima kasih karena diberikan kepercayaan untuk menjadi desa pembudidaya sidat. Karena dengan demikian akan menjadi salah satu faktor pendukung untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, saat ini budidaya ikan Sidat masih dilakukan dengan menggunakan kolam terpal.

 

“Maka kami sangat berharap agar Pemda Kabupaten Poso bisa mengupayakan bangunan yang lebih ideal, sebagai tempat budidaya ikan Sidat. Desa Pantangolemba akan menyiapkan lokasi untuk tempat pembangunanya. Disamping itu, saat ini desa Pantangolemba sangat  kondusif, sehingga masyarakat bisa mengupayakan pemenuhan ekonomi secara maksimal,” ujar Taras Badjaji.

 

Foto bersama usai pencanangan Kampung Sidat. (foto: dok. Humas Setdakab Poso)

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso, Yusak Mentara dalam laporannya menguraikan, bahwa selama ini masyarakat pembudidaya hanya mengandalkan tempat penangkapan umum untuk mencari sidat, seperti sungai dan rawa. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah permintaan akan sidat, sangat menyulitkan jika harus di cari terlebih dahulu.

 

“Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, maka digagaslah kegiatan ini. Disamping itu di desa Pantangolemba terdapat aliran air deras, dan rencananya tempat tersebut akan dijadikan lokasi untuk penelitian sidat, bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sulawesi Tengah, dan sokongan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan,” tutur Yusak Mentara.

 
Nampak hadir dalam acara pencanangan kampung sidat, Ketua KTNA Kabupaten Poso, Syarifudin Odjobolo, anggota DPRD Kabupaten Poso H Usman, Camat beserta Muspika kecamatan Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan, tokoh masyarakat, dan warga desa Pantangolemba.

 
Melalui sambutannya, Bupati Darmin menyampaikan pesan, agar kelompok yang sudah terbentuk, diharapkan bekerja keras dan jangan berhenti hanya karena mendapat suatu kendala. Tantangan harus dijadikan alasan untuk selalu bekerja keras agar tujuan keberhasilan bisa tercapai. Karena itu harus dikembangan terus dengan inovasi-inovasi baru untuk peningkatan produksi sampai dengan pemasaran.

 
Sidat atau ikan Sogili jenis Marmorata banyak diminati di luar negeri, diantaranya Jepang, Cina, Korea, Taiwan. Hal itu mengharuskan kita semua meningkatkan kualitas dan kuantitas sidat, agar layak konsumsi dan laku keras dipasaran dengan populasi yang terus bertambah.

 
“Dengan kerjasama semua pihak yang saling bergandengan tangan, maka kita akan  mendapatkan hasil terbaik,” tandas Bupati Darmin. Ia juga mengharapkan kepada masyarakat Pantangolemba supaya terus menjaga silaturahmi dan mengokohkan persatuan, agar kelangsungan hidup bermasyarakat  semakin membaik.

Usai melakukan pencanangan tersebut, Bupati Darmin menyempatkan diri untuk melihat objek wisata pemandian air panas yang tentunya bisa menunjang pendapatan desa, dan harus dikembangkan dari segi sarana maupun prasarana. Bupati Darmin juga sempat meninjau kolam budidaya yang akan menjadi fokus utama untuk pengembangan Sidat. (Mitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close