NEWS

Satgas Tinombala Kembali Imbau Sisa DPO Poso Menyerahkan Diri

Sintuwuraya.com, Poso: Menjelang pergantian tahun, Satuan Tugas Tinombala kembali mengimbau sisa DPO kasus Tindak Pidana Terorisme untuk menyerahkan diri. Imbauan itu diberikan dalam bentuk selebaran yang dibagikan melalui udara dengan menggunakan Helikopter Bell jenis Ep 412. Ha 5155, Jumat (8/12/17).
 
Helikopter yang diterbangkan oleh pilot Mayor CPN Agus Falah, bersama Co pilotnya Kapten Bayu Aryudi, membagikan selebaran yang ditujukan kepada DPO MIT Ali Kalora dan enam orang lainnya untuk menyerahkan diri. Rute helikopter tersebut mencakup beberapa lokasi di empat sektor, yang diperkirakan sebagai tempat persembunyian para DPO.
Empat lokasi yang dimaksud meliputi kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan, dan wilayah lembah Napu, khususnya di kecamatan Lore Tengah. Turut serta dalam penerbangan itu, Pasi Ops Tinombala, AKP Bima, AKP Wugar dan  Lettu Inf Setyo.
 
Satgas Tinombala melakukan penyebaran pamflet itu, bertujuan agar pesan yang dimaksudkan bisa sampai. Dengan penyampaian itu, diharapkan kawanan DPO segera sadar, karena yang mereka lakukan adalah tindakan yang dinilai melanggar hukum. Sehingga dengan suka rela mau menyerahkan diri.
 
Upaya yang dilakukan Satgas Tinombala itu, juga merupakan imbauan secara persuasif, dalam rangka memberikan perlindungan keamanan dan ketentraman kepada masyarakat, atas keberadaan kawanan DPO MIT, yang terindikasi masih berkeliaran di wilayah hutan pegunungan Poso.
 
Selebaran yang disebarkan melalui helikopter itu bertuliskan seruan untuk kembali kepada keluarga, serta ajakan untuk menyerahkan diri, selagi masih ada waktu. Selebaran itu dipertanggungjawabkan oleh Kepala Operasi Tinombala, Kombes Pol Djadzuli Sik MSi.
Berikut isi pamflet yang disebarkan dari udara itu: Assalammu Alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh.
 
Buat Saudara- saudaraku……
Kembalilah ke keluarga dan Negara merindukanmu.
Mereka yang menyayangi dan mengasihi sesama, maka dia
akan dikasihi serta di sayangi Allah SWT sang Maha Pengasih. (Poso 7 Muharram 1439 H)
Ttd Kaops Tinombala 
Kombes Pol. Djadzuli SIK.Msi
 
Selain itu, masih ada selebaran lainnya yang bertuliskan: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951, Diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki, mempergunakan senjata api secara ilegal agar secepatnya menyerahkan diri kepada aparat penegak Hukum yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Mitha)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close