CENTRAL CELEBESNEWS

Tokoh Adat Di Sigi Tolak Kerusuhan Yang Mengancam Persatuan Indonesia

SINTUWURAYA, SIGI – Sejumlah Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sigi berharap agar penyelesaian perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden 2019 berjalan lancar dan dapat diterima semua pihak.

Usman Djido, Ketua Adat Desa Bomba Kecamatan Marawola menginginkan, agar kejadian pada 21 dan 22 Mei 2019 yang berujung rusuh tidak lagi terulang sebab hal itu akan membuat kemanan tidak kondusif.

“Jujur kami menolak yang namanya kerusuhan, sebab ini sangat mengancam persatuan maupuna kedamaian di negeri kita. Karena itu, kami tidak ingin negeri ini kacau oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Usman Djido

Ia mengajak agar masyarakat khususnya masyarakat di Kabupaten Sigi untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga kedamaian pasca Pemilu nasional 2019.

” Mari kita tetap jaga persatuan, kita jangan mudah terpancing isu-isu hoax yang bisa memecah belah persatuan bangsa ini. Kita tidak ingin kejadian serupa beberpa waktu lalu terulang,” ajaknya.

Penulis : Arie Al – Abbasy

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close