NEWS

Bupati Darmin Resmikan Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale

POSO, – Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu mengaku terkesan dengan kegiatan Sanggar Tani di Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Penyampaian itu diungkapkan dalam acara peresmian Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale, Rabu (7/8).

“Saya juga berasal dari keluarga petani. Sehingga sangat terkesan dengan kegiatan seperti ini. Jika kita berusaha dengan tulus ikhlas dan bersungguh-sungguh, saya yakin sanggar tani ini akan maju dan mensejahterakan semua anggotanya. Sebagaimana visi dari sanggar tani ini, berpengetahuan, berkarakter serta sukses, sejahtera dan religi, S2R,” ujar Bupati Darmin.

Acara peresmian yang berlangsung di Desa Watuawu Kecamatan Lage, dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Poso, diantaranya Kadis Pertanian, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kesehatan, Sekretaris Bapelitbangda, unsur Tripika (Camat, Danramil dan Kapolsek) Kecamatan Lage, serta tokoh masyarakat Tanel Siolemba yang juga didaulat menjadi pembina bagi sanggar tani ini.

Sanggar Tani yang baru diresmikan Bupati Poso itu beranggotakan 50 orang, yang didominasi oleh anak-anak muda yang belum berkeluarga. Merekalah yang menjadi motor penggerak, punya keinginan besar untuk merubah peruntungan dengan memanfaatkan tanah yang terbilang cukup subur sebagai lokasi pertanian.

Luasan lahan yang dimiliki sampai berjumlah sekitar 50 Ha, dan ditanami dengan berbagai macam jenis tanaman rempah diantaranya, cengkeh, pala, merica, dan kopi. Selain itu juga terdapat tanaman buah-buahan seperti durian, alvokad, manggis, dan nenas. Tidak hanya itu, terdapat pula jenis tanaman sayur mayur seperti tomat, cabai, dan ketimun.

Menurut para pendiri Sanggar Tani tersebut, membangun Sanggar Tani dimaksudkan agar lahan yang tersedia, menjadi balai pelatihan usaha tani bersama para penyuluh pertanian, karena metode pertanian yang diterapkan di lokasi itu tidak menggunakan teknologi, hanya secara tradisional berdasar pengalaman.

Para petani mengaku, kendala yang mereka alami adalah akses jalan yang susah, sehingga mengakibatkan mobilisasi untuk mengantar hasil pertanian menjadi sulit. Terlebih disaat musim penghujan. Mereka berharap agar Pemerintah Daerah dapat membantu, terutama dalam melakukan pembinaan dan pelatihan bagi anggota Sanggar Tani, dalam hal budidaya tanaman yang baik.

Dalam sambutannya, Bupati Darmin mengatakan sangat memberi apresiasi terhadap apa yang dipersembahkan para petani. “Saya sangat mengapresiasi apa yang telah saudara-saudara lakukan. Mencoba berbuat sesuatu hal yang positif dengan usaha sendiri. Ternyata dengan dipuncak bukit Kambale-Mbale ini terdapat hamparan tanah luas yang subur. Lahan yang sudah menjadi areal pertanaman ini, harus terus dijaga dan diupayakan juga untuk menanam tanaman keras atau anaman tahunan, agar fungsi hutan yang sesungguhnya tetap lestari,” pinta Bupati Darmin.

Beliau juga berjanji akan membantu para petani. “Saya akan membantu optimalisasi produksi hasil pertanian saudara-saudara melalui Kadis Pertanian, agar memerintahkan Kabid Penyuluhan untuk mengupayakan apa yang terbaik bagi pengembangan usaha pertanian disini. Referensi baik melalui buku maupun pelatihan, mengenai teknik budidaya tanaman akan diberikan untuk segera diterapkan,” tutur Mantan Komandan Batalyon Marinir itu.

Menurutnya, jika melihat kontur tanah dan panorama tempat yang begitu indah dengan udara nan sejuk, lokasi tersebut kedepannya bisa diupayakan menjadi model pertanian berbasis Agrowisata, yang akan memberi nilai plus bagi sanggar tani yang baru diresmikan itu. Pembeli dapat datang langsung menikmati hasil panen anggota sembari berwisata.

Sebagai upaya menujang keberhasilan, Bupati Darmin menegaskan kepada ketua kelompok tani beserta pengurusnya, harus lebih intens berkomunikasi dengan Kadis Pertanian ataupun Kabidnya, agar dilibatkan dalam program-program kegiatan Dinas, untuk menopang usaha tersebut sehingga dapat berlangsung baik.

Model usaha tani dengan melibatkan seluruh anggota dalam pengembangannya akan memberikan hasil maksimal terhadap tujuan yang ingin dicapai. Apalagi ditunjang dengan tenaga-tenaga muda yang mempunyai energi lebih, tentu menjadi modal utama.

“Kembangkan model budidaya dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat guna dan berkelanjutan. Isilah hidup dengan kegiatan positif. Usaha yang sedang dijalani ini, bukan hanya mampu menghidupi diri sendiri, namun juga mampu menghidupi orang lain. SDM berkualitas yang mampu menciptakan peluang kerja dan tidak tergantung kepada orang lain,” tandas Bupati Darmin. (MM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close